Manfaat air kelapa bagi kesehatan pencernaan kita

Air kelapa diklaim mampu menjadi obat untuk semua penyakit yang berhubungan dengan pencernaan. Biasanya air kelapa digunakan untuk mengobati diare, gangguan pencernaan, konstipasi, cacingan, infeksi kandung kemih, dan gangguan ginjal. Air kelapa berguna saat Anda terkena diare karena dapat menggantikan cairan yang hilang dari saluran gastrointestinal. Osmolaritas air kelapa lebih besar dibandingkan dengan ORS (Oral Rehydration Therapy) yang direkomendasikan WHO untuk pengobatan diare. Hal ini karena di dalam air kelapa terkandung asam amino, enzim, mineral, dan asam lemak yang menjadikan air kelapa mempunyai osmolaritas tinggi. Selain itu, air kelapa juga mengandung natrium dan klorida yang rendah serta tinggi gula dan asam amino. Ini merupakan komposisi cairan yang seimbang pada minuman untuk mencegah dehidrasi. Kandungan enzim yang ada dalam air kelapa juga membantu sistem pencernaan dan metabolisme dalam tubuh. Air kelapa mengandung enzim biaktif alami, seperti asam fosfatase, katalase, dehidrogenase, diastase, peroksidase, RNA-polimerase, dan berbagai enzim lainnya.

Berapa Jumlah Konsumsi yang Tepat?
Bagi orang Indonesia, mengonsumsi air kelapa merupakan hal yang umum. Air kelapa dijual dengan rasa alami atau dicampur bahan-bahan lain. Lalu, berapa banyak sebaiknya mengonsumsi air kelapa?

Air kelapa sebagai minuman sehari-hari dapat dianggap sebagai jus buah. Sebaiknya konsumsi cukup sekitar satu gelas per hari. Meski tergolong sehat, satu hal yang perlu diingat adalah air kelapa tetap mengandung kalori. Jika konsumsi air kelapa Anda tiap hari sekitar 250 ml per hari, maka Anda harus menghitung tambahan 45-60 kalori. Jika kemudian, kalori tambahan dari air kelapa itu tidak digunakan oleh tubuh, maka dapat meningkatkan berat badan sekitar 2 kg tiap tahun.

Perhatikan Kemungkinan Efek Samping
Wanita hamil di Indonesia kerap disarankan untuk mengonsumsi air kelapa karena dianggap bermanfaaat, meski belum sepenuhnya terbukti secara ilmiah. Wanita hamil dan menyusui sebaiknya berhati-hati dalam mengonsumsi air kelapa. Jika ragu, konsultasikan terlebih dulu kepada dokter. Air kelapa juga memiliki kemungkinan menurunkan tekanan darah, sekaligus meningkatkan efek obat tekanan darah tinggi. Yang juga perlu diwaspadai adalah air kelapa mungkin mengganggu tekanan darah selama dan pascaoperasi. Sebaiknya hindari konsumsi air kelapa dua minggu sebelum jadwal operasi.

Kini Anda bisa memperoleh manfaat air kelapa tidak hanya dari buah segar, tetapi juga dari air kelapa yang disajikan dalam kemasan. Jangan lupa untuk membaca label pada kemasan sebelum membeli. Pastikan air kelapa dalam kemasan bebas pengawet dan pemanis buatan, agar tetap sehat dikonsumsi. Sebaiknya hindari minum air kelapa berlebihan, pastikan jumlahnya sesuai kebutuhan tubuh. Bagi Anda yang memiliki kondisi kesehatan tertentu, konsultasikan dengan dokter sebelum mengonsumsi air kelapa.

Leave a comment

Your email address will not be published.


*